Rabu, 30 Oktober 2019

Oktober 30, 2019



Percakapan Konseling Antara Apoteker Dengan Keluarga Pasien Tentang Insulin Short Acting
Untuk Pediatri.

APT                     : “Selamat pagi Bu, selamat datang di Apotek Sehat”
PASIEN              : “Pagi Bu ”
APT                    : “Perkenalkan saya A Apoteker dari apotek ini. Kalau saya  
                    boleh tau ini dengan  ibu siapa   ?”
PASIEN              : “ Perkenalkan Bu saya E ”
APT                 : “  Ibu  E, ada yang bisa saya bantu?”
PASIEN          : “Begini Bu, saya ingin menanyakan cara penggunaan alat ini (insulin pen
     Actrapid 100 IU Penfill 3 ml) untuk anak saya ?”
APT                  : “Bu maaf sebelumnya, apakah berkenan untuk saya jelaskan mengenai obat
    yang anak ibu terima? Kira-kira sekitar 5-10 menit saja bu”
PASIEN            : “Iya boleh silahkan bu”
APT                    : “Baik Bu, apa sebelumnya Ibu mengetahui tentang alat ini? Atau Anak Ibu  
       sudah pernah menggunakan alat ini?”
PASIEN          : “Belum Bu”
APT                   :   “Sebelumnya   dari   dokter   informasi   apa   saja   yang   telah   diberitahukan
     mengenai alat ini?”
PASIEN          : “Oleh dokter saya diberikan informasi mengenai cara pemakaiannya, namun
    saya   baru   pertama   kali   melihat   alat   ini.   Dokter   hanya   memberikan
    penjelasan mengenai cara penggunaannya sepintas saja Bu dan dosis yang
    digunakan 30 iu/ hari karena anak saya mempunyai berat badan 30 kg,
     sehingga saya belum mengerti dengan cara  penggunaannya”
APT                   : “Apakah sebelumnya  Ibu  telah diberitahu oleh dokter mengenai alasan
    dokter memilihkan obat ini untuk Anak Ibu?”
PASIEN          : “Sudah Bu, menurut dokter anak saya menderita Diabetes Melitus tipe 1
APT                   : “Baik  Bu,  memang   salah  satu cara terapi yang dapat diberikan adalah
     insulin.
PASIEN          : “ Apa efek samping dari insulin ini ya Bu ? ”
APT                 : “ Efek samping dari insulin actrapid ini bisa menyebabkan kekurangan gula
  dengan gejala tiba tiba berkeringat dingin, kulit pucat, pusing, gelisah, mual
  dan sulit berkonsentrasi. Tetapi kalau terjadi penurunan gula darah yang
  drastis dan alergi segera konsultasi ke dokter yang menangani anak anda”
PASIEN          :  Iya Bu
APT                 :  Dalam penggunaan insulin alat yang digunakan untuk mempermudah pasien
    memasukkan insulin ke dalam tubuh adalah dalam bentuk pena ini atau
    sering disebut dengan insulin pen. Untuk dosis harian 30 iu dibagi menjadi
    3 kali dalam  sehari  dengan jarak waktu 8 jam untuk penyuntikan insulin
    selanjutnya, jadi dalam sekali penyuntikan dosis yang diperlukan 10 iu dan  
    penyuntikan selanjutnya dilakukan setelah jarak waktu 8 jam. Disini saya
    akan menjelaskan mengenai cara penggunaan dari insulin pen
1.      Insulin pen yang Ibu keluarkan dari penyimpanan di lemari es, diamkan terlebih dahulu selama 1-1 ½ jam.
2.      Gulung insulin pen diantara kedua telapak tangan sampai 10 kali.
3.      Gerakkan pena insulin keatas dan kebawah sebanyak 10 kali, tujuannya adalah untuk meratakan dosis.
4.      Dibuka penutupnya dan pasang jarumnya.
5.      Putar  tombol pemilih dosis diujung pena untuk 1 atau 2 unit  untuk mengecek apakah insulin dapat keluar atau tidak.
6.      Sebelum digunakan pastikan tidak ada gelembung udara dalam insulin. Apabila   terdapat   gelembung   udara,   ketuk   dan   tekan   tombol   untuk mengeluarkan udara.
7.      Setel dosis sesuai anjuran dokter. Jadi disini ibu diberikan dosis untuk sekali pemakaian adalah 10 IU, jadi pada alat ini diputar hingga jarum menunjukkan angka 10.
8.      Penutup jarum dibuka, oleskan alkohol swap pada bagian tubuh yang akan disuntik insulin, lalu pegang insulin pen dengan cara digenggam dan ibu jari berada pada bagian atas insulin pen.
9.      Suntikkan ke bagian yang dianjurkan dokter dengan arah tegak lurus atau pada sudut 90º.
10.  Tekan sampai tanda 0 dan tahan selama minimal 10 detik.
11.  Tarik perlahan dengan posisi tegak lurus.Untuk pemakaian insulin ini dilakukan 3x sehari setiap 8jam sekali contohnya apabila ibu menggunakan jam 6pagi, pemakaian selanjutnya adalah jam 2 siang dan jam 10 malam.
12.  Pemakaian insulin digunakan sebelum makan dan sebelum tidur malam.
APT                  :“Apakah   Ibu   diberitahu   oleh   dokter,   dimana   insulin   pen   ini   harus
   disuntikkan?”
PASIEN          : “Ya Bu, menurut dokter dibagian lengan saya”
APT                 : “Ya betul Bu, selain itu bisa juga digunakan pada daerah perut, paha
    bagian depan atau samping.  Untuk penjelasan mengenai penggunaan insulin
    pen ini apa  ada yang  ibu belum mengerti?”
PASIEN          :   “Untuk   jarumnya   itu  Bu,   apakah  jarum   yang   digunakan  sekali   pakai
      langsung dibuang ya Bu?”
APT                 : “Tidak bu, untuk jarumnya masih dapat digunakan lagi asalkan disimpan
                            ditempat yang benar dan telah dibersihkan setelah penggunaan. Jarum dapat
    diganti apabila sudah tumpul. Ibu dapat membeli jarum saja, sehingga ibu
    tidak perlu membeli alat insulin pen yang baru. Begitu juga dengan isi insulin   
    didalam insulin pen ini, Ibu juga dapat membelinya secara terpisah”
PASIEN          : “Tentang penyimpanan insulin pen ini, sebaiknya disimpan dimana Bu?”
APT                   : “Untuk penyimpananannya sebelum digunakan sebaiknya dalam lemari es,
    namun tidak pada bagian freezer, hanya pada bagian bawah freezer saja,
    pada suhu 2-8 . Setelah penggunaan, dapat disimpan dalam ruangan dan
    hanya bertahan hingga 6 minggu”
PASIEN          : “Ooh.. begitu ya.... sepertinya saya sudah cukup paham mengenai alat ini”
APT                   : “Mungkin ibu dapat mengulang menjelaskan cara penggunaan insulin pen
    ini?”
PASIEN           : “Ya, untuk efek samping insulin kalau terjadi penurunan gula darah yang
   drastis dan alergi segera konsultasi ke dokter dan cara penggunaannya insulin 
   pen yaitu:
1. Setelah   keluarkan   dari   penyimpanan   di   lemari   es,   diamkan   terlebih
    dahulu selama 1-1 ½ jam.
2. Gulung insulin pen diantara kedua telapak tangan
3. Gerakkan pena insulin keatas dan kebawah
4. Pasang jarum dan buka penutupnya
5. Putar tombol pemilih dosis diujung pena untuk 1 atau 2 unit.
6. Sebelum digunakan pastikan tidak ada gelembung udara dalam insulin.
7. Setel dosis sesuai anjuran dokter. Jadi disini saya diberikan dosis untuk
   sekali pemakaian adalah 10 IU, jadi pada alat ini diputar hingga jarum
   menunjukkan angka 10 IU.
APT                   :   “Maaf,   apabila   terdapat   gelembung   udara,   bagaimanakah   cara   untuk
        mengeluarkannya?”
PASIEN          :   “Apabila   terdapat   gelembung   udara,   ketuk   dan   tekan   tombol   untuk
      mengeluarkan udara”
Selanjutnya,
8. Penutup jarum dibuka, lalu pegang insulin pen dengan cara digenggam
    dan ibu jari berada pada bagian atas insulin pen.
9. Suntikkan ke tubuh dengan arah tegak lurus.
10.Tekan sampai tanda 0 dan tahan selama minimal 10 detik.
11.Tarik perlahan dengan posisi tegak lurus.
12.Untuk pemakaian insulin ini dilakukan 3x sehari setiap 8 jam sekali.
    Pemakaian insulin digunakan sebelum makan dan sebelum tidur malam.
APT                   :  “Ya   benar   sekali   bu,   baiklah   saya   rasa   Ibu   sudah   paham   betul             
     cara penggunaannya’’
PASIEN          : Iya Bu
APT                 : “ Mungkin ada yang lain yang bisa dibantu lagi?”
PASIEN          : “Tidak, terimakasih Bu”
APT                 :  “Sama-sama   Bu,   semoga Anak ibu lekas  sembuh”
PASIEN           : “Terimakasih banyak Bu”

 
<3<3<3SEMOGA BERMANFAAT<3<3<3

0 komentar:

Posting Komentar