Percakapan
Konseling Antara Apoteker Dengan Keluarga Pasien Tentang Insulin Short Acting
Untuk Pediatri.
APT :
“Selamat pagi Bu, selamat datang di Apotek Sehat”
PASIEN
: “Pagi Bu ”
APT : “Perkenalkan saya A Apoteker
dari apotek ini. Kalau saya
boleh tau ini dengan ibu siapa ?”
PASIEN
: “ Perkenalkan Bu saya E ”
APT : “ Ibu E,
ada yang bisa saya bantu?”
PASIEN : “Begini Bu, saya ingin menanyakan
cara penggunaan alat ini (insulin pen
Actrapid 100 IU Penfill 3 ml) untuk anak
saya ?”
APT
: “Bu
maaf sebelumnya, apakah berkenan untuk saya jelaskan mengenai obat
yang anak ibu terima? Kira-kira sekitar
5-10 menit saja bu”
PASIEN : “Iya boleh silahkan bu”
APT :
“Baik Bu, apa sebelumnya Ibu mengetahui tentang alat ini? Atau Anak Ibu
sudah pernah menggunakan alat ini?”
PASIEN : “Belum Bu”
APT :
“Sebelumnya dari dokter
informasi apa saja
yang telah diberitahukan
mengenai alat ini?”
PASIEN : “Oleh dokter saya diberikan
informasi mengenai cara pemakaiannya, namun
saya
baru pertama kali
melihat alat ini.
Dokter hanya memberikan
penjelasan mengenai cara penggunaannya
sepintas saja Bu dan dosis yang
digunakan 30 iu/ hari karena anak saya
mempunyai berat badan 30 kg,
sehingga saya belum mengerti dengan cara penggunaannya”
APT : “Apakah sebelumnya Ibu
telah diberitahu oleh dokter mengenai alasan
dokter memilihkan obat ini untuk Anak Ibu?”
PASIEN : “Sudah Bu, menurut dokter anak saya
menderita Diabetes Melitus tipe 1
APT : “Baik
Bu, memang salah
satu cara terapi yang dapat diberikan adalah
insulin.
PASIEN : “ Apa efek samping dari insulin ini
ya Bu ? ”
APT : “ Efek samping dari insulin
actrapid ini bisa menyebabkan kekurangan gula
dengan gejala tiba tiba berkeringat dingin,
kulit pucat, pusing, gelisah, mual
dan sulit berkonsentrasi. Tetapi kalau
terjadi penurunan gula darah yang
drastis dan alergi segera konsultasi ke
dokter yang menangani anak anda”
PASIEN : Iya Bu
APT : Dalam penggunaan insulin alat yang digunakan
untuk mempermudah pasien
memasukkan
insulin ke dalam tubuh adalah dalam bentuk pena ini atau
sering disebut dengan insulin pen. Untuk
dosis harian 30 iu dibagi menjadi
3 kali dalam sehari
dengan jarak waktu 8 jam untuk penyuntikan insulin
selanjutnya, jadi dalam sekali penyuntikan
dosis yang diperlukan 10 iu dan
penyuntikan
selanjutnya dilakukan setelah jarak waktu 8 jam. Disini saya
akan menjelaskan mengenai cara penggunaan
dari insulin pen
1.
Insulin
pen yang Ibu keluarkan dari penyimpanan di lemari es, diamkan terlebih dahulu
selama 1-1 ½ jam.
2.
Gulung
insulin pen diantara kedua telapak tangan sampai 10 kali.
3.
Gerakkan
pena insulin keatas dan kebawah sebanyak 10 kali, tujuannya adalah untuk
meratakan dosis.
4.
Dibuka
penutupnya dan pasang jarumnya.
5.
Putar tombol pemilih dosis diujung pena untuk 1
atau 2 unit untuk mengecek apakah insulin
dapat keluar atau tidak.
6.
Sebelum
digunakan pastikan tidak ada gelembung udara dalam insulin. Apabila terdapat
gelembung udara, ketuk
dan tekan tombol
untuk mengeluarkan udara.
7.
Setel
dosis sesuai anjuran dokter. Jadi disini ibu diberikan dosis untuk sekali
pemakaian adalah 10 IU, jadi pada alat ini diputar hingga jarum menunjukkan
angka 10.
8.
Penutup
jarum dibuka, oleskan alkohol swap pada bagian tubuh yang akan disuntik
insulin, lalu pegang insulin pen dengan cara digenggam dan ibu jari berada pada
bagian atas insulin pen.
9.
Suntikkan
ke bagian yang dianjurkan dokter dengan arah tegak lurus atau pada sudut 90º.
10.
Tekan
sampai tanda 0 dan tahan selama minimal 10 detik.
11.
Tarik
perlahan dengan posisi tegak lurus.Untuk pemakaian insulin ini dilakukan 3x
sehari setiap 8jam sekali contohnya apabila ibu menggunakan jam 6pagi,
pemakaian selanjutnya adalah jam 2 siang dan jam 10 malam.
12.
Pemakaian
insulin digunakan sebelum makan dan sebelum tidur malam.
APT :“Apakah
Ibu diberitahu oleh
dokter, dimana insulin
pen ini harus
disuntikkan?”
PASIEN : “Ya Bu, menurut dokter dibagian
lengan saya”
APT : “Ya betul Bu, selain itu
bisa juga digunakan pada daerah perut, paha
bagian depan atau samping. Untuk penjelasan mengenai penggunaan insulin
pen ini apa
ada yang ibu belum mengerti?”
PASIEN :
“Untuk jarumnya itu Bu, apakah
jarum yang digunakan
sekali pakai
langsung dibuang ya Bu?”
APT : “Tidak bu, untuk jarumnya
masih dapat digunakan lagi asalkan disimpan
ditempat yang benar dan telah dibersihkan
setelah penggunaan. Jarum dapat
diganti apabila sudah tumpul. Ibu dapat
membeli jarum saja, sehingga ibu
tidak perlu membeli alat insulin pen yang
baru. Begitu juga dengan isi insulin
didalam insulin pen ini, Ibu juga dapat
membelinya secara terpisah”
PASIEN : “Tentang penyimpanan insulin pen ini,
sebaiknya disimpan dimana Bu?”
APT : “Untuk penyimpananannya sebelum digunakan
sebaiknya dalam lemari es,
namun tidak pada bagian freezer, hanya pada
bagian bawah freezer saja,
pada suhu 2-8
.
Setelah penggunaan, dapat disimpan dalam ruangan dan
hanya bertahan hingga 6 minggu”
PASIEN : “Ooh.. begitu ya.... sepertinya
saya sudah cukup paham mengenai alat ini”
APT : “Mungkin ibu dapat mengulang menjelaskan
cara penggunaan insulin pen
ini?”
PASIEN : “Ya, untuk efek samping insulin kalau
terjadi penurunan gula darah yang
drastis dan alergi segera konsultasi ke
dokter dan cara penggunaannya insulin
pen yaitu:
1.
Setelah keluarkan dari
penyimpanan di lemari
es, diamkan terlebih
dahulu selama 1-1 ½ jam.
2.
Gulung insulin pen diantara kedua telapak tangan
3.
Gerakkan pena insulin keatas dan kebawah
4.
Pasang jarum dan buka penutupnya
5.
Putar tombol pemilih dosis diujung pena untuk 1 atau 2 unit.
6.
Sebelum digunakan pastikan tidak ada gelembung udara dalam insulin.
7.
Setel dosis sesuai anjuran dokter. Jadi disini saya diberikan dosis untuk
sekali pemakaian adalah 10 IU, jadi pada
alat ini diputar hingga jarum
menunjukkan angka 10 IU.
APT :
“Maaf, apabila terdapat
gelembung udara, bagaimanakah cara
untuk
mengeluarkannya?”
PASIEN :
“Apabila terdapat gelembung
udara, ketuk dan
tekan tombol untuk
mengeluarkan udara”
Selanjutnya,
8.
Penutup jarum dibuka, lalu pegang insulin pen dengan cara digenggam
dan ibu jari berada pada bagian atas
insulin pen.
9.
Suntikkan ke tubuh dengan arah tegak lurus.
10.Tekan
sampai tanda 0 dan tahan selama minimal 10 detik.
11.Tarik
perlahan dengan posisi tegak lurus.
12.Untuk
pemakaian insulin ini dilakukan 3x sehari setiap 8 jam sekali.
Pemakaian insulin digunakan sebelum makan
dan sebelum tidur malam.
APT :
“Ya benar sekali
bu, baiklah saya
rasa Ibu sudah
paham betul
cara penggunaannya’’
PASIEN : Iya Bu
APT : “ Mungkin ada yang lain yang
bisa dibantu lagi?”
PASIEN : “Tidak, terimakasih Bu”
APT : “Sama-sama
Bu, semoga Anak ibu lekas sembuh”
PASIEN : “Terimakasih banyak Bu”
0 komentar:
Posting Komentar